Halo gengs.
Salam Ilmu Sejarah.
Pernah jalan-jalan ke Eropa nggak? Pernah min, dalem mimpi. Duhh kasian, buat yang belum mudah-mudahan bisa cepat-cepat ke sana deh. Btw, aku juga belum pernah kok, hehe :v.
Kali ini kita akan membahas Eropa. Siapa sih yang ga kenal dengan benua yang menonjol dalam hal kepeloporan, peran dan posisinya pada zaman modern ini. Tapi gengs, sebenarnya Eropa itu tidak pantas disebut sebagai benua. Lahh, kenapa min? Oke, kuy langsung saja kita bahas. Tapi sebelum itu kita cari tahu dulu di pasar. Ehh, maksudnya kita cari tahu dulu sejarahnya, dari mana sih asal-usul nama Benua Eropa :).
Asal Nama Benua Eropa
Pemberian nama Eropa masih ada kaitannya dengan Benua Asia. Maka dari itu, sebelum menginjak pada asal nama Eropa, kita juga harus tahu terlebih dahulu asal nama Asia. Nama Asia berasal dari kata "Acu", yang artinya adalah "cahaya" atau "tempat timbulnya matahari". Kemungkinan nama ini diberikan oleh salah satu dari dua bangsa yang menetap di Asia Kecil, yaitu bangsa Hitti atau mungkin bangsa Assyiria. Kemudian kata "Acu" tersebut diambil oleh bangsa Yunani dan bangsa Romawi menjadi kata "Asia". Kemudian, daerah yang berada di sebelah barat bangsa Assyiria disebut "Ereb", yang artinya "gelap", "magrib" atau "tempat terbenamnya matahari". Akhirnya, kata "Ereb" diubah oleh bangsa Yunani menjadi "Europe" atau "Eropa" seperti sebutan yang umum digunakan saat ini (Romein, 1953:12-13).
Sebenarnya Eropa bukan merupakan benua yang besar, hanya berbeda tipis dengan luas benua Australia. Luas Eropa adalah 9,97 juta km², sedangkan Australia luasnya 8,9 juta km² (Romein. 1953:10).
Eropa Tidak Cocok Disebut Sebagai Benua
Sebuah wilayah dapat disebut sebagai benua jika terdiri dari daratan yang sangat luas dan semua sisinya dibatasi secara sempurna oleh laut serta mempunyai iklim, musim, dan keadaan alam yang spesifik. Dalam hal ini, sebenarnya Eropa tidak termasuk dalam kategori wilayah yang bisa disebut sebagai benua, karena batas geografis Eropa yang berupa lautan hanya berada di sisi sebelah selatan, barat dan utara saja. Di sebelah selatan Eropa dibatasi oleh Laut Tengah, Laut Hitam dan Pegunungan Kaukasus. Sebelah barat dibatasi oleh Samudra Atlantik dan di sebelah utara dibatasi oleh Laut Arctic. Di sebelah timur memang terdapat batas laut, namun ada sebagian dari wilayah Eropa yang tidak terpisah dari Asia bahkan tergabung dengan Asia. Oleh sebab itu, Eropa sebenarnya lebih pantas disebut sebagai Jazirah (anak benua), Semenanjung atau perluasan ke arah barat Benua Asia. Berikut adalah peta yang mungkin bisa lebih memperjelas pemahaman kalian tentang bagaimana letak geografis dari Eropa.
Pitc: https://www.pelajaran.co.id
Nah, gimana gengs? Mau tetap menyebut Eropa sebagai benua atau sebagai jazirah saja? Hehe, itu kembali pada kehendak kalian sendiri kok gengs. Faktanya memang banyak dari kita yang terbiasa menyebut Eropa sebagi benua, tapi yang terpenting sekarang kalian sudah paham bagaimana yang sebenarnya :).
Oke, mungkin cukup di sini dulu pembahasan kita mengenai Eropa. Blog ini telah berusaha disusun dengan sebaik mungkin, tapi apabila masih terdapat salah kata ataupun salah dalam menyampaikan materi, penulis meminta maaf dan akan selalu terbuka untuk menerima kritikan yang membangun dari kalian gengs :).
Oiya, untuk kalian yang hobi membaca atau sedang mencari buku referensi untuk tugas dan lain-lain, yuk kunjungi koleksi E-Book yang juga sudah aku posting di blog ini. Yang pasti buku-bukunya berbobot dan bisa langsung kalian DOWNLOAD secara GRATIS gengs, hehe. Langsung saja klik di sini.
Untuk saran atau tanya-tanya silahkan komentar di bawah atau hubungi e-mail yang sudah aku sediakan di profil.
Terima kasih gengs.
Salam Ilmu Sejarah…
-Sumber: Winarni. 2013. Sejarah Barat I: Dari Zaman Klasik sampai Abad Pertengahan. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.
Oiya, untuk kalian yang hobi membaca atau sedang mencari buku referensi untuk tugas dan lain-lain, yuk kunjungi koleksi E-Book yang juga sudah aku posting di blog ini. Yang pasti buku-bukunya berbobot dan bisa langsung kalian DOWNLOAD secara GRATIS gengs, hehe. Langsung saja klik di sini.
Untuk saran atau tanya-tanya silahkan komentar di bawah atau hubungi e-mail yang sudah aku sediakan di profil.
Terima kasih gengs.
Salam Ilmu Sejarah…
-Sumber: Winarni. 2013. Sejarah Barat I: Dari Zaman Klasik sampai Abad Pertengahan. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan bijak dan santun ya gengs. Penggunaan link aktif akan terhapus secara otomatis.